informasi
Prolog | KKN | MAHASISWA| INAIS-Semester 6 |

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor Tahun 2019

 

 

 

Dasar Pemikiran

Setiap perguruan tinggi termasuk Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor dituntut untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi : Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada masyarakat. Salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat dari perguruan tinggi yaitu Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) yang merupakan kegiatan integral dari kurikulum pendidikan Strata satu (S1). Dalam hal ini berarti program KKN-PPM tidak berdiri sendiri dan tidak terpisahkan dari tujuan dan isi pendidikan lainnya. Selain itu Kuliah Kerja Nyata berfungsi sebagai pengikat dan perangkum semua isi kurikulum dan dapat menambah atau sebagai pelengkap kurikulum.

Program KKN merupakan pengalaman belajar yang menghubungkan konsep-konsep akademis yang didasarkan pada realita kehidupan masyarakat. Kegiatan KKN-PPM mengajak mahasiswa untuk ikut serta mengamati, menganalisis, menarik kesimpulan dari data dan situasi di wilayah kerja KKN-PPM.

Kuliah Kerja Nyata (KKN) kegiatan kurikuler yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor. KKN dilaksanakan di luar kampus dalam waktu, mekanisme dan persyaratan tertentu. Dengan kata lain, KKN memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk dapat hidup di tengah-tengah masyarakat, baik perkotaan maupun pedesaan sebagai wujud implementasi teori akademis yang telah di tempuh dalam kurun waktu yang cukup lama.

KKN-PPM merupakan proses pembelajaran bagi mahasiswa Institut Agama Islam Sahid (INAIS) Bogor yang dikembangkan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis hasil-hasil observasi dan kearifan lokal. Pelaksanaan KKN-PPM ditujukan untuk menumbuhkembangkan empati dan kepedulian civitas akademik terhadap berbagai permasalahan yang riil terhadap masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan yang diperlukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Tujuan

Tujuan dari program pelaksanaan KKN-PPM INAIS Tahun 2019 adalah untuk :

  1. Meningkatkan kualitas dan kesinambungan kegiatan KKN-PPM INAIS di tengah masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.
  2. Meningkatkan pemahaman dosen, mahasiswa, masyarakat dan para mitra kerja tentang pembangunan berkelanjutan dan Education for Sustainable Develoment (ESD) melalui implementasi KKN-PPM.
  3. Mempromosikan program KKN-PPM INAIS sebagai wahana penyelesaian suatu permasalahan berbasis kearifan dan potensi lokal serta kerjasama kemitraan kepada masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan yang lain.
  4. Meningkatkan kualitas dan lulusan jejaring kerjasama kemitraan dalam pemberdayaan masyarakat melalui KKN-PPM INAIS.
  5. Meningkatkan aktivitas penggalian dan publikasi pengetahuan.
  6. Mendukung program pemerintah dalam mempercepat gerak pembangunan dan mempersiapkan kader-kader pembangunan di pedesaan melalui pendekatan kepada lembaga/organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang ada di lapangan khususnya pemerintah Kabupaten Bogor.


Manfaat

Bagi Mahasiswa :

  1. Meningkatkan pemahaman tentang manfaat ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dipelajari di kampus dalam pembangunan nyata di lapangan.
  2. Meningkatkan kedewasaan berfikir serta daya nalar dalam melakukan penelaahan dan pemecahan masalah secara mandiri.
  3. Meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam melaksanakan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan IPTEK secara interdisipliner dan multisektor.
  4. Meningkatkan kemampuan sebagai inovator, motivator, community development, mediator, fasilitator, dan problem solver.
  5. Memperoleh pengalaman dan keterampilan dalam hidup bermasyarakat.
  6. Menumbukan sikap profesionalisme dalam meningkatkan keahlian, tanggungjawab, dan rasa peduli sosial melalui implementasi keilmuan yang lebih nyata.
  7. Meningkatkan pola pikir dan pola kerja secara interdisipliner dan multisektor.

 

 

    1. Bagi Masyarakat :
      1. Adanya bantuan pemikiran dan tenaga terdidik dalam memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat.
      2. Menambah pengalaman dalam menggali dan menumbuhkan potensi msyarakat sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam berbagai proyek pembangunan.
      3. Adanya dorongan untuk pembentukan orgaisasi kepemudaan sebagai penerus pembangunan di masyarakat sehingga menjamin terlaksananya pembangunan berkelanjutan.
      4. Bagi Perguruan Tinggi :
        1. Dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni perguruan tinggi akan memperoleh umpan balik dari masyarakat mengenai aspek-aspek yang dibutuhkan oleh masyarakat.
        2. Dapat menjalin kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah (Pusat dan Daerah) dalam melaksanakan pembangunan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
        3. Dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang lebih bermanfaat bagi pembangunan daerah.
        4. Dapat mewujudkan berbagai bentuk keterkaitan antarkomponen Tri Dharma Perguruan Tinggi.
        5. Bagi Pemerintah :
          1. Terjalinnya kemitraan antara perguruan tinggi dengan pemerintah dan pemerintah daerah dalam perencanaan dan implementasi pembangunan.
          2. Memperoleh wawasan baru tentang perencanaan, perumusan, dan implementasi berbagai program pembangunan.

 

 

 



© 2005-2019 Desa Urug Jaya | Sukamaju Kabupaten Bogor